Misteri hilangnya pesawat Air Asia
QZ8501 Menurut Al-Quran
Realitabaru –
Bismillah, bila ada salah itu dari saya dan kebenaran hanya milik Allah SWT.
Artikel ini akan melihat dari dari sisi Makna atau Pelajaran berdasarkan ayat
Al-Quran akan kejadian Hilangnya Pesawat Air Asia QZ-8501 di langit kekuasaan
Allah SWT.
tanggal 28 desember 2014 kita tahu pada tanggal tersebut
terjadi Pesawat bernomor QZ-8501 berpenumpang 162 orang yang hilang kontak dan
pada tanggal 30 desember 2014 ditemukan beberapa kepingan sisa pesawat dan
korban. Kebanyakan media menyatakan bahwa para penumpang bertolak ke singapura
untuk merayakan liburan akhir tahun berdasarkan informasi dari kerabat atau
keluarga korban.
Nomor Pesawat QZ-8501 apabila di konversikan menjadi angka
menurut urutan abjad huruf adalah
Disini kita akan mendapatkan angka 17, 26, 85, dan 01.
Kita tahu bahwa Al-Quran salah satu fungsi Al-Quran adalah sebagai petunjuk
hidup sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 185. Oleh karena itu,
Apabila Angka tersebut dilihat ke Al-Quran maka kita akan melihat 2 surat yaitu
:
1. Surat
17 ayat 26 (surat Al Isra Ayat 26)
2.
Surat 85 ayat 01 (surat Al Buruj Ayat 1)
Dalam surat Al Isra Ayat 26 berisi
“ Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada
orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu
menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros”.
Ayat
ini turun di Mekkah (Makkiyah) menjelaskan Secara
jelas Allah melarang kita berbuat boros melalui kata “Janganlah Kamu”. Artinya
berbuat boros adalah termasuk perbuatan yang dilarang Allah. Perbuatan yang
dilarang Allah berarti sesuatu yang tidak baik dan tidak membawa manfaat,
terlebih lagi bila dilakukan kita akan mendapatkan dosa.
Bila dihubungkan antara tujuan para penumpang pesawat yang
ingin merayakan liburan akhir tahun dengan Surat Al Isra Ayat 26, maka
pelajaran yang kita dapat adalah tentang efektif dan efisien membelanjakan
harta sesuai aturan Alquran, dan termasuk kepada acara tidak pernah diajarkan
oleh Nabi Muhammad SAW yaitu perayaan Akhir Tahun.
Dalam Surat Al Buruj Ayat ayat 1 berisi :
“demi langit yang mempunyai gugusan bintang”
Menurut pendapat para ahli tafsir sepakat bahwa surat Al
Buruj diturunkan di Mekkah setelah surat Asy-Syams. Surat ini masih membahas
dan menekankan aqidah dan penguatan keyakinan tentang hari akhir. Disamping itu
tambahan yang ada dalam surat ini selain pembahasan tentang kisah ashabul
ukhdud (para penggali parit) yaitu sebuah cerita pengorbanan dan tebusan jiwa
dalam mempertahankan akidah dan iman.
Dalam surat ini Allah SWT kembali bersumpah dengan langit
Ciptaan-Nya yang memiliki gugusan-gugusan bintang berpusat dan beredar,serta
demi hari yang telah dijanjikan Allah yaitu hari kiamat, sekaligus kedahsyatan
kekuasaan Allah yang tiada batas.
Kesimpulannya dari hilangnya Pesawat di langit kekuasaan
Allah SWT,
Maha Besar Allah SWT atas segala ciptaan dan karunianya
yang telah menurunkan AlQuran 13,5 abad lalu sebagai petunjuk hidup, dan
mencatat kejadian-kejadian yang terjadi di Alam Semesta. Dan melalui kejadian
hilangnya pesawat di langit kekuasaan Allah SWT tersebut apabila dihubungkan ke
Al-Quran akan didapatkan dua surat Makkiyah yang mengisyaratkan kita harus
membenahi akidah dan iman kita, salah satu diantaranya adalah tidak
boros.
Ayat alquran dari
kode pesawat Air Asia tentunya sebagai bahan renungan bagi yang masih hidup
agar senantiasa mendekatkan dir padaNya. Ayat tsb dilanjutkan dengan sebuah
pesan yang patut direnungkan sebagai I Love you from 38.000 sang pramugari tsb,
sebagai kelanjutan:
Berlomba-lombalah
kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit
dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan
Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang
dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS 57:21)
Kemudian sebuah
peringatan atau berita tentang bencana yang ditunjukkan pada ayat berikutnya yang
menyatakan bahwa semua kejadian telah tertulis, sebagai kalam Allah swt, baik
sebagai ayat qauniyah maupun qauliyah, sebagai iktibar pada jatuhnya Air Asia
adalah ayat qauniyahNya,
Tiada suatu
bencanapun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah
tertulis dalam kitab sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang
demikian itu adalah mudah bagi Allah. (qs 57:22)
Ayat berikutnya,
sebagai firman Allah bahwa rasa sedih, bergembira adalah sebuah ujian yang
dipergilirkan kepada semua umat manusia
supaya kamu jangan
berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu
gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak
menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, orang-orang yang
kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling
maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.(QS:57:23-24)
No comments:
Post a Comment